Showing posts with label Tips And Trik Photografi. Show all posts
Showing posts with label Tips And Trik Photografi. Show all posts

Feb 22, 2018

Powerful Emotional Effect for Your Portraits in 9 Easy Steps


In this quick tip tutorial you will learn how to create a  powerful emotional effect for your photos. By reading this tutorial you will be able to convert an ordinary looking photo into a beautifully striking one in 10 minutes or less.

What you’ll be creating

Quick-tip tutorial in 9 easy steps. Time to complete: 10 minutes. You will need Photoshop CS5 or newer to follow this tutorial.

Tutorial Resources

Step 1

Create a Curves Adjustment layer (Layer > New Adjustment Layer > Curves) then set the blending mode to Screen. Press D to set the colors to default. Click on the layer mask of the curves layer and press Ctrl + Backspace to fill the mask with black. With a round soft white brush paint over the eyes (make sure you have clicked the layer mask before painting). If the eyes are too bright lower the opacity (in this specific case I lowered the Opacity to 55%).
1
1b
1c

Step 2

Create a Black & White Adjustment layer (Layer > New Adjustment Layer > Black & White) and set the blending mode to Multiply.
2

Step 3

Press Ctrl + Shift + Alt + E to create a new layer from all the visible layers. Go to Image > Adjustments > Shadows/Highlights and play with the sliders in order to lighten the image a little bit. Drag the Highlights slider all the way to the left and drag the Shadows slider to the right until the image is a little bit lighter than before.
3
3b

Step 4

Press Ctrl + Shift + Alt + E to create a new layer from all the visible layers. Select the Dodge Tool (leave the default settings – Range: Midtones, Exposure: 50%) and paint over the following parts: eyes and especially the irises, tip of the nose, cheekbones, forehead, lips, tip of the chin, neck.
4

Step 5

Press Ctrl + Shift + Alt + E to create a new layer from all the visible layers. Go to Filter > Sharpen > Unsharp Mask. Use a 1-2px radius and 50-100% Amount to sharpen the image. Try to achieve a fairly mild sharpen effect – too much will make it look bad. You can also lower the Opacity to lower the effect.
5
5b

Step 6

Create a Hue/Saturation Adjustment layer (Layer > New Adjustment Layer > Hue/Saturation). Drag the slider to the left until the image is fairly desaturated.
6
6b

Step 7

Create a Gradient Map Adjustment layer (Layer > New Adjustment Layer > Gradient Map) with the default settings (black and white). Set the blending mode to Soft light. This will increase the contrast.
7
7b

Step 8

Create a Curves Adjustment Layer (Layer > New Adjustment Layer > Curves). Drag the right slider to the left in order to boost the highlights.
8
8b

Step 9

This step is optional, follow it only if you want to add a little artistic effect.
Create a Gradient Map Adjustment Layer and choose one of the colored presets. Set the blending mode to Soft Light and lower the Opacity if the effect is too strong.
final-results[1]
9b
Below you can see some before and after comparison photos.
9c
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Final Results

final-results[2]


Sep 25, 2017

Mau Beli Kamera Pertama? Yuk, Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini Sob!


1.Ente Mau Beli Kamera Buat Gaya Doang Apa Hasil


Yap, pertanyaan di atas harus dijawab jujur dari hati terdalam kalian sendiri. Karena bisa dibilang 2 hal itu tidak bisa berbanding lurus (kalau punya dana terbatas) Belakangan kan sedang naik trend nih, untuk kamera mirrorless banyak anak hipster, selebgram yg memakainya. Tapi ya memang harus diakui, secakep apapun desain kamera mirrorless tetap saja hasilnya lebih bagus DSLR. Misalnya kita compare dengan budget 8 juta. Untuk urusan gaya, ane merekomendasikan Fujifilm XA3, segala macam fitur sudah ada di sana, termasuk tilt lcd supaya bisa selfie sama gebetan Tapi soal hasil? Beda jauuh kalau misalnya ente beli Nikon D5300 Body only + lensa fix 50mm. hasilnya jauh kemana-mana broo, cuma ya gitu kurang ganteng aja jadinya kalau bawa DSLR entry level di jaman now  

Kalau mau lebih seimbang, mungkin bisa beli Sony a5000 BO + lensa fixnya. (Harus sedikit merogoh kocek lagi)

Oke Kita Next Yang selanjutnya......

2.Kedepannya, si kamera bakal sering diajak traveling atau sering di rumah aja?

Kids jaman now kadang suka buat ane bingung Cuma jalan-jalan ke mall malah bawa DSLR segede gaban 
Ya mungkin punya orang tuanya kali ya, jadi tuh bocah pake yg ada aja, yg penting gaya emoticon-Hammer. Nah, ente semua wajib brainstorm lagi soal kemungkinan apakah sering dibawa jalan-jalan atau kagak. Karena pernah kejadian temen ane beli kamera hampir mendekati 10 juta, malah "ngendon" di rumah aja tuh kamera. Karena teman ane merasa ribet kalo jalan-jalan bawa kamera, "cukup iPhone saja kok buat jalan-jalan mah" emoticon-Hammer Akhirnya tuh kamera dijual murah deh 

Nah kalian jangan sampe salah beli nih. Perlu diperhatikan dimensi dan bobot kamera yg ingin dibeli, kalau memang kalian suka traveling. Ada 2 jenis kamera yg cocok bagi para traveler, yaitu: Mirrorless dan pocket camera. "Wait.... pocket camera? seriusan Gan!?" Iya beneran pocket kamera hehe... Masih banyak memang yang berfikir: kalau ingin mendapatkan hasil foto bagus harus pakai DSLR atau enggak ya mirrorless. Diluar itu, No way! Kalian salah besar Jaman sekarang banyak kok kamera-kemera pocket yang memiliki spesifikasi tinggi, bahkan melebihi DSLR lho! Dan untuk traveler, saya pribadi memang sangat merekomendasikan pocket camera super ini. Contohnya adalah:

- Sony RX 100 series (Mark I, Mark II, Mark III, Mark IV dan Mark V)
- Panasonic Lumix LX100, LX10
- Canon G7x, G7x mark II

Hasilnya maknyus banget! Kelemahannya hanya di lensa yang tidak bisa gonta-ganti, tapi buat apa gonta-ganti kalau kalian mendapatkan lensa bawaan sekelas Carl Zeiss (Untuk Sony) dan Leica (untuk Lumix) 

Nah, kalau tuh kamera buat acara-acara tertentu atau di rumah aja, mending ambil Canon 1300D atau Nikon D3400

3.Kamera untuk foto, atau kamera untuk video?


Nah, ini pertanyaan susah-susah gampang. Tidak jarang orang yg mau beli kamera memikirkan fitur video juga. Apalagi belakangan ini banyak video maker yg jarang menggunakan camcorder lagi untuk menghaslkan video-video keren emoticon-Big Grin Mereka prefer menggunakan kamera, entah DSLR atau mirrorless. Nah kalau kalian memang ingin membeli kamera dan mengutamakan hasil video, saya merekomendasikan merk Panasonic Lumix Series dan Sony Alpha Series. Fiturnya sangat menawan dengan harga murah gila.
Sementara itu, untuk hasil foto saya merekomendasikan merk: Fujifilm, Olympus dan tentunya mbah Canon dan Nikon.


Aug 4, 2015

Belajar Adobe Illustrator (Intro)

Hei sobat kali ini saya mau mengshare video yang berisi tentang bagaimana si blajar adobe ilustrator langsung aja yah dari pada panjang" bisa ampe kebawah hehhehe


Semoga video ini bermanfaat bagi anda yang melihatnya :Djangan lupa like or join blog ini yah:D








Apr 23, 2015

Kreatif Mengisolasi Subjek



Isolasi/Isolating berasal dari bahasa Inggris yang artinya memisah, sedangkan dalam fotografi berarti memisahkan subjek dari hal lain disekitarnya. Seringkali kita mendapatkan subjek yang menyatu(baik dalam hal warna maupun kecerahan) dengan background sehingga kita kesulitan menonjolkannya, sehingga gambar yang dihasilkan tampak datar dan ngeblend. Ada beberapa cara jitu untuk menonjolkan subjek/memisahkannya dari background dan objek sekitar yang cukup mengganggu sehingga gambar yang kita hasilkan akan maksimal. Berikut adalah penjelasannya:
1. Gunakan Selective Color
Ini merupakan teknik post processing yang banyak digemari kalangan fotografer, karena hanya dengan memberikan warna pada subjek dan membuat area disekitar subjek monochrome/hitam putih maka secara otomatis subjek akan tampil dominan.
2. Gunakan Plain Background/Background Polos
Secara alami akan sangat mudah untuk menonjolkan subjek dengan background yang berwarna netral, kita juga bisa menggunakan background bertekstur asal tekstur tersebut tidak terlalu berlebihan.
3. Letakkan Pada bagian tengah
Meletakkan subjek pada bagian tengah adalah cara jitu untuk menonjolkan subjek. Yakinkan bahwa anda telah menghilangkan benda-benda disekitar subjek yang kurang sedap dipandang mata. Anda juga bisa menambahkan efek fignetting untuk menonjolkan subjek
4. Depth of Field yang Sempit
Dengan menggunakan bukaan aperture lebar seperti f/1.4, f/1.8 dll maka akan tercipta area fokus yang sempit, dan area tesebut akan secara otomatis lebih menonjol dibanding area out of focus pada frame.
5. Gunakan pencahayaan lebih
Anda dapat menyinari subjek dengan cahaya dan meninggalkan daerah disekitarnya dengan cahaya semi gelap. Hal ini seperti kita melihat efek spotlight pada adobe photoshop, sehingga menjadikan subjek sebagai lead focal dan area sekelilingnya menjadi backing focal.
6. Spot the Not
Spot the not adalah menampilkan hal tidak senada dalam kerumunan hal yang senada atau satu subjek yang melakukan hal yang tidak sama dengan subjek-subjek lain dalam gambar, baik itu berbeda dalam warna maupun karakteristik. Cara ini sangat efektif menonjolkan subjek, dan mata viewer pasti langsung melihat subjek dimaksud.
7.Kombinasi
Kombinasi dari beberapa tips diatas mampu menghasilkan subjek yang lebih menonjol dan terkesan terpisah dari area sekitanya.

Apr 21, 2015

Tips Foto Star Trail



Artikel berisi cara praktis bagaimana memotret star trail alias jejak bintang ini adalah kiriman dari bro Bangun Usahari, silahkan follow Bangun di twitter @bangunusahari.
Beberapa bulan terakhir, kita memang dirundung intensitas hujan yang lumayan tinggi sehingga bintang di langit malam nyaris tak pernah terlihat. Namun saat cuaca cerah dan bintang dilangit nampak menggoda, itulah saatnya kita bisa belajar memotret jejak bintang, atau dalam bahasa kerennya foto star trail.
Tidak banyak basa-basi, langsung saja saya bagi tips memotret star trail seperti yang biasa saya praktekkan. Silahkan:
star Tent

Persiapan Memotret Star Trail

Untuk membuat star trail yang harus disiapkan adalah:
  1. kamera, lensa dan tidak kalah penting adalah tripod (tripod wajib)
  2. bateray cadangan
  3. Kabel rilis shutter (shutter remote)
  4. Kompas
  5. Perlengkapan outdoor malam hari: kopi, tenda, jaket
  6. Perbekalan: kopi, camilan (bonus nih)

Langkah Foto Star Trail

Alone
Lokasi memotret sangat menentukan hasil foto star trail anda. Usahakan cari lokasi yang bebas dari asap polusi, sehingga hasil foto star trail akan makin cemerlang. Pergilah ke dataran tinggi atau pantai terpencil bila perlu.
Setelah anda sampai di lokasi, berikut ini beberapa tips yang akan membantu anda memotret star trail:
  1. Pasang tenda jika membawa.
  2. Keluarkan senjata ‘kompas’ untuk mengetahui mata angin.
  3. Set kamera di atas tripod bersama lensa dan kabel rilis shutter
  4. Setting kamera di focal terlebar, ISO 1000, Aperture f/3,5 atau lebih besar jika lensa mendukung (f/2.8 is nice) , shutter speed 30 detik dan set fokus di infinity. (Catatan: Nomor 4 adalah yang sering saya lakukan, jangan jadikan sebagai patokan namun pertimbangan. Karena anda harus menyesuaikan lokasi pencahayaan sekitar dan yang paling penting andalah selera fotografer)
  5. Untuk mendapat setengah lingkaran star trail, arahkan kamera anda ke utara/selatan, gunakan kompas
  6. Pencet dan Hold kabel rilis shutter
  7. Saatnya membongkar isi tas jika membawa camilan dan kopi dan mulailah menikmatinya
  8. Ambil sampai 300 kali exposure (frame) terkumpul (itulah gunanya camilan dan kopi bro dan sis…).

Pemrosesan Foto Star Trail Dengan Software

mount
Setelah foto anda terkumpul saatnya melakukan stacking ratusan foto yang anda ambil menjadi foto star strail utuh. Anda dapat menggunakan Photoshop dan atau software khusus yang bisa mengolah foto star trail secara otomatis antara lain ImageStacker, DeepSkyStacker atau StarTrail Stacker.
Jadi dan beres!! Saatnya anda tunjukan pada dunia karya anda!
Sekian Tips singkat dari saya,semoga bermanfaat.
Terimakasih bro Bangun Usahari (@bangunusahari) atas kiriman artikelnya. Anda bisa melihat foto-foto karya Bangun Usahari dengan mengunjungi halaman flickr-nya

Apr 20, 2015

10 Tips Memotret Sunset Dan Sunrise

Foto sunset dan sunrise adalah salah satu dari sekian banyak ”foto wajib“ yang harus dilakukan oleh seorang penggemar fotografi. Kalau anda sudah pernah mencoba memotret sunset atau sunrise tetapi kurang puas dengan hasilnya, silahkan coba tips berikut ini supaya foto sunset dan sunrise bertambah baik:

1. Lakukan Persiapan Sebaik-baiknya

Sunset dan sunrise hanya berlangsung sekitar setengah jam. Untuk itu kita harus melakukan persiapan matang sebelumnya. Pastikan datang lebih awal dan pastikan anda sudah tahu dari  titik sebelah mana anda akan memotret. Agar komposisi akhir foto keren, lakukan observasi tempat sebelumnya. Untuk memastikan anda tidak terlambat , usahakan anda tahu jam berapa sunset atau sunrise akan tiba (karena jam sunset / sunrise berbeda dari lokasi ke lokasi).  Juga pastikan peralatan sudah siap: kamera – lensa – tripod (jika ada) serta aksesoris lainnya sudah terpasang & disetel dengan baik, sehingga saatnya tiba kita bisa sibuk memotret bukan sibuk mengeset alat. Baca lagitips tentang komposisi.
3668234881_617c98d933.jpg

2. Jangan Kecewa Karena Mendung

Karena anda sudah bersusah – payah mendatangi lokasi yang jauh dan sulit, jangan kecewa kalau mendadak mendung tiba. Maksimalkan kreatifitas anda saat langit tertutup mendung. Langit mendung bukan halangan menghasilkan foto indah saat sunrise dan sunset. Cari tahu obyek apa saja yang menarik untuk difoto saat mendung atau hujan.

3. Jangan Terpaku Pada Wide Angle

Memotret sunset dan sunrise menggunakan lensa sudut lebar (wide angle) merupakan hal yang biasa, namun jangan terpaku hanya menggunakan lensa tersebut (kalau anda memang punya pilihan lain). Manfaatkan rentang lensa yang lain, misalnya lensa tele.
2595728993_82326e6229.jpg

4. Maksimalkan Siluet

Hal yang menambah daya tarik foto sunset dan sunrise adalah siluet. Siluet memberi kesan yang kuat serta memberi cerita dalam foto anda, apalagi jika anda memotret sunset atau sunrise di lokasi yang memiliki identitas kuat. 

5. Bawalah Tripod

Jika anda ingin memanfaatkan teknik long shutter – membuat HDR atau panorama: tripod wajib dibawa. 

6. Gunakan Manual Focus

Karena sunset dan sunrise memiliki kualitas cahaya yang lumayan ekstrim, kadang kamera akan kesulitan menemukan fokus jika anda menggunakan mode auto focus, segera ganti ke mode manual sehingga kita tidak menyia-nyiakan waktu menunggu kamera menemukan titik fokus.